micasamiya
- LECTURES 1,673,291
- Votes 113,062
- Chapitres 59
Cinta adalah perkara gaib yang tak bisa ditebak dengan mudahnya. Perasaan yang kata orang merupakan perasaan paling menyenangkan di satu waktu, tapi juga bisa berubah sangat menyakitkan di waktu lainnya.
Kalau salah satu definisi cinta adalah bersabar memendam perasaan bertahun-tahun tanpa berharap dibalas, Kara punya cinta itu. Namun, objek cintanya bukanlah orang biasa. Ega adalah sahabat karib Juna, kakak kandungnya. Ega juga kakak dari Anin, sahabat dekatnya. Mencintai Ega sama saja dengan bermain api di tengah lingkaran orang-orang tersayangnya.
Tanpa ada yang tahu, tanpa berkata, dan tanpa suara, Kara menyimpan segalanya rapat-rapat dalam diam. Setidaknya, sebelum Ghea tidak sengaja tahu...
"Eh, orgil! Lo nahan perasaan lo diam-diam, nggak cerita sama siapa-siapa termasuk gue, bertingkah sok biasa aja di depan Bang Ega, dan itu udah berlangsung lima tahun?! Gila, Kara, mantap! Jadi dulu yang lo sering ngomong lo punya cinta monyet itu Bang Ega, Kara?!"
Kara mengangguk sekenanya. Kalau sedang tidak malas, sudah Kara ajak gelut itu si Ghea.
"Tapi kayaknya di umur gue sekarang, ini bukan lagi cinta monyet."
"Ya, emang!"
°
Let's read it! And don't forget to give your vote & comment:)
©micasamiya, 2019.
[Versi baru, setelah direvisi]