Millored09
- Reads 4,370
- Votes 509
- Parts 13
Bagi Aswar, KKN seharusnya menjadi babak akhir kuliah yang tenang. Namun, saat kaki melangkah masuk ke pedalaman desa, rencana indah mereka hancur total. Bayangan Ucup yang mendambakan "perang bantal" sebelum tidur, hingga obsesi Ajay menemukan keindahan alam tersembunyi di balik perbukitan, sirna seketika. Keributan canda yang biasanya menemani hari-hari mereka mendadak senyap, berganti menjadi malam-malam panjang penuh teror mencekam yang menjadi mimpi buruk nyata.
Di tengah kepungan kejadian supranatural yang mengancam nyawa, beban hidup Aswar bertambah berlipat ganda sejak dipertemukan dengan Genta. Sosok dukun aneh yang lebih sering menyombongkan kesaktiannya daripada benar-benar membantu. Sialnya, kehadiran Genta justru membuat masalah Aswar dengan para demit semakin rumit dan menakutkan.
Alih-alih menjadi pelindung yang berwibawa, Genta justru menjadi sumber distraksi terbesar bagi Aswar. Di setiap pertemuan, di tengah suasana yang paling genting sekalipun, sang dukun selalu membisikkan kalimat yang sama;
"Saya pelet kamu..." gumam Genta penuh percaya diri.
"Terserah lu deh, dukun cabul!" balas Aswar, antara emosi dan ngeri.
Antara teror mistis yang mengincar nyawa dan "pelet" absurd yang mengincar hati, mampukah Aswar menyelesaikan masa KKN nya dengan selamat-dan tetap waras?