Derramoro
Alika, mahasiswi perantauan di Jakarta, terjerat lingkaran utang setelah kehilangan pekerjaan dan harus menanggung biaya pengobatan ibunya di kampung. Dikejar rentenir, ditagih pinjaman daring, terancam putus kuliah, dan hampir diusir dari kos, hidupnya kian terhimpit. Di tengah tekanan ekonomi dan rasa lapar yang menahun, Alika dipaksa bertahan dengan sisa harga diri dan harapan yang kian menipis.
Ketika sebuah bantuan datang dari arah yang tak terduga, Alika dihadapkan pada pilihan sulit antara bertahan hidup atau menjaga batas yang selama ini ia pegang. Malam itu mengubah banyak hal-bukan hanya nasibnya, tetapi juga cara ia memandang diri sendiri dan masa depan. Tabu Terbelit Hutang adalah kisah tentang kemiskinan, kompromi, dan pertanyaan pahit: sejauh apa seseorang sanggup mengorbankan diri demi bertahan hidup?