Nursida122004
- Reads 1,053
- Votes 174
- Parts 1
"Gue akan sebarin semua foto-foto telanjang lo ke grup sekolah kalau lo nggak mau putusin hubungan lo sama Vano. Putusin Vano dan pacaran sama gue, Dara. Lakuin itu sekarang, Dara!" perintah Alden.
* * *
Alden merupakan teman Vano, keduanya sangat dekat. Vano memiliki seorang pacar cantik yang bernama Dara, gadis pendiam itu sangat mencintai Vano. Vano mencintai Dara, tetapi tidak bisa mengabaikan Anneth yang merupakan teman masa kecilnya. Vano selalu mengabaikan Dara dan memanjakan Anneth dengan penuh kasih sayang.
Dara selalu melakukan apa saja demi bisa mendapatkan perhatian Vano, usahanya membuatnya sakit karena Vano yang selalu mementingkan Anneth. Dara pikir tidak ada yang mencintainya di dunia ini, tetapi tiba-tiba Alden datang dan mengatakan sebuah kalimat yang membuat Dara ketakutan setengah mati.
"Kok lo bisa pede banget ya pake make-up setebal ini buat datang ke tongkrongan? Dara, lo nggak cocok make kaya ginian! Baju lo juga kebuka banget, mau pamer dada tepos lo itu?!" Alden kemudian mendorong tubuh Dara, sehingga membuat tubuh gadis itu terpojok.
"Kak Alden, aku nggak ngerti kenapa Kakak benci banget sama aku. Kita nggak saling kenal, aku benar-benar nggak tau sebenarnya kenapa Kakak benci banget sama aku?" tanya Dara.
"Karna gue suka sama lo! Gue benci sama lo karna lo lebih milih Vano daripada gue! Dara, gue juga nggak suka liat lo berpenampilan mencolok kaya gini di depan umum, kalau mau pake baju seksi kaya gini, cuma boleh di depan gue doang. Gue bisa manjain lo, beliin banyak baju, make-up bagus dan semuanya. Jadi, lo nggak usah ngejar-ngejar Vano," bisik Alden sembari mencengkeram kedua pergelangan tangan Dara, sehingga membuat gadis itu merintih kesakitan.