RaFaRa10
- Reads 1,770
- Votes 162
- Parts 28
Nathan (17) baru saja kehilangan ibunya, Ratna, satu-satunya orang yang selalu melindunginya dari ayah yang penuh amarah dan kekerasan. Hidupnya makin goyah saat seorang pria asing, Irfan, muncul mengaku sebagai ayah kandungnya.
Bukti DNA membuat Nathan tak punya pilihan selain ikut ke Jakarta. Di rumah baru itu, ia tidak disambut hangat, terutama oleh Maya, wanita yang disebut sebagai ibu kandungnya. Maya bersikeras bahwa Nathan hanyalah anak hasil perselingkuhan, bukan darah dagingnya. Kehadiran Martin-anak yang sebenarnya tertukar dengan Nathan sejak bayi-justru menambah jarak dan rasa asing di antara mereka.
Di balik senyum dan tawanya, Nathan menyembunyikan luka mendalam: trauma dari ayah lamanya, rasa kehilangan ibunya, dan bingung akan siapa dirinya sebenarnya. Satu-satunya tempat ia bisa jujur adalah Ilham, kakak sepupunya, serta Xavier, sahabat barunya di sekolah yang penuh canda.
Ketika Irwan, ayah lamanya, kembali dan mencoba merebut Nathan, luka lama semakin berdarah. Di tengah pertengkaran keluarga, Nathan menemukan bahwa darah bukanlah segalanya. Perlahan, ia belajar menerima kasih yang baru, bahkan keberanian untuk menyebut satu kata yang dulu mustahil keluar dari bibirnya: "Papi."
Sebuah kisah tentang luka, identitas, keluarga, dan keberanian untuk sembuh.