thythythy525
- Reads 27,166
- Votes 1,887
- Parts 39
Sampul dari Pinterest
Original Story by thythythy25 (thy-jun)
Ji Yuan baru berusia 14 tahun saat ibunya memintanya berkorban untuk saudara kembarnya. Ji Yuan tidak mengerti namun dia juga sedikit mengerti, mengapa ibunya memintanya melakukan hal-hal tersebut.
Sejak Ji Yuan bisa mengingat, saudara kembarnya, Ji Yan, selalu dalam keadaan sakit. Sementara Ji Yuan memiliki masa kanak-kanak yang sehat dan ceria, Ji Yan menghabiskan hari-harinya di bangsal rumah sakit pribadi. Ji Yan sangat cemburu kepada Ji Yuan yang bisa berlari tanpa harus kehabisan nafas, ataupun menangis tanpa perlu mengalami sakit di dadanya.
Ji Yuan sangat ingin menghabiskan waktu bersama ibunya seperti adik laki-lakinya. Dia rela memberikan apapun yang dibutuhkan adiknya, karena setelahnya ibunya akan memeluknya dan menemaninya tertidur sambil menyanyikan lulabi yang selalu dirindukannya.
Namun, saat usianya menginjak 14 tahun, ibunya memintanya mendonorkan sebagian organ-organnya untuk adik laki-lakinya. Karena kejadian ini, Ayah dan Ibunya bertengkar hebat, kakak laki-lakinya memisahkan diri dari mereka. Ji Yuan yang masih kekanakan dilanda kebingungan luar biasa.
Bisakah dia menyelamatkan adiknya?
Apakah Ayah dan ibunya akan kembali rukun jika adik laki-lakinya kembali menjadi sehat?
Ji Yuan bingung dan juga ketakutan. Dia ingin sekali membantu adiknya, tapi setiap kali jarum dan selang itu menusuk kulitnya, sakitnya sangat hebat. Ji Yuan takut akan rasa sakit, tapi apakah rasa sakit itu akan membantu keluarganya?
Lalu, dia terbangun ditubuh seseorang yang sama sekali berbeda. Siapa ini? Mengapa ibu barunya sangat lembut dan hangat? Bolehkah dia menjadi orang ini dan dicintai oleh ibunya yang sangat penyayang?