CINANAMON_
- Reads 2,182
- Votes 310
- Parts 8
Dalam Bayang-Bayang Sempurna
Bagi Miu, kakaknya, Lena, adalah sebuah tembok tinggi yang tidak mungkin ia lompati. Lena adalah definisi kesempurnaan juara kelas, pianis berbakat, dan anak kesayangan orang tua mereka yang selalu mendapatkan tatapan bangga.
Sementara Miu? Ia merasa hanya menjadi "cadangan" yang hidup dalam bayang-bayang prestasi kakaknya.
Kebencian Miu tumbuh subur dalam diam. Ia mulai menjauh, sering melontarkan kata-kata kasar, bahkan terang-terangan menunjukkan ketidaksukaannya setiap kali Lena mencoba mendekat. Miu merasa setiap perhatian yang diberikan Lena hanyalah bentuk rasa kasihan dari sang pemenang kepada si pecundang.