ON GOING🚴‍♀️
4 histoires
Jatuh di Antara Bintang-Bintang par -semestakelana
-semestakelana
  • WpView
    LECTURES 14,794
  • WpVote
    Votes 1,044
  • WpPart
    Chapitres 36
"𝗚𝘂𝗲 𝗶𝗿𝗶 𝘀𝗮𝗺𝗮 𝗹𝗼, 𝗔𝗹𝗽𝗵𝗮." "𝗚𝘂𝗲 𝗷𝘂𝗴𝗮 𝗶𝗿𝗶. 𝘀𝗮𝗺𝗮 𝘀𝗼𝘀𝗼𝗸 𝗴𝘂𝗲 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗮𝗱𝗮 𝗱𝗶 𝗸𝗵𝗮𝘆𝗮𝗹𝗮𝗻 𝗹𝗼." *** « Psychological Drama tentang Ambisi dan Harga Diri » Alpha benci Bapaknya yang miskin, bajingan, dan pecundang. Juga Ibunya yang membuat rumah terasa seperti sangkar. Itu sebabnya dia merantau untuk mencari kehidupan lebih layak dan membuktikan bahwa dia tidak akan berakhir seperti Bapaknya. Alpha sangat keras dan percaya diri. Ia mencuri banyak cinta dan perhatian. Mengembangkan kepribadian manipulatif, ekspresif, dan nyaris sempurna. Alih-alih lelah berpura-pura. Alpha justru menikmati peran Pemeran Utamanya. Hingga memanen banyak sekali rasa iri. Sampai Aksara dan Laluna ikut campur. Menjadi variabel kekacauan yang nyata. Mengancam topeng kokoh yang selama ini Alpha kenakan. Mereka tidak melihat kesempurnaan, melainkan egoisme di balik langkah ambisiusnya. Keduanya memaksa Alpha untuk menatap cermin. Membuat ia memikirkan kembali, apakah pertarungan ini nyata? Benarkah dia seharusnya pulang? Di saat dunia perantauan berjalan di luar rencana. Jika kembali ke rumah adalah wujud kekalahan. Apakah mempertahankan mimpi dan ambisinya justru membuat Alpha sama egoisnya dengan orang yang paling ia benci? SEKALI LAGI ; RESEP BARU Bukan cerita omega verse. Apalagi cerita BL. Alpha adalah nama. Alpha berarti pemimpin serigala. 16/10/24 © semestakelana SEMUA ILUSTRASI KARYA KELANA SEMESTA
+22 autres
Akui Bahwa Aku Keren! par -semestakelana
-semestakelana
  • WpView
    LECTURES 332
  • WpVote
    Votes 66
  • WpPart
    Chapitres 13
Masa Remaja Keras Kepala Mencari Pengakuan *** Arjuna ingin membuktikan bahwa ia bukan anak cupu, ia mabuk dan balapan meninggalkan semua aturan rumah yang sudah seharusnya Arjuna patuhi demi di akui di sebuah kelompok pertemanan, namun itu semua merugikannya. *** Sejak kelas 3 SD, perangai Arjuna berubah. Dia yang awalnya ceria mendadak berubah sangat murung. Kemudian menginjak kelas 1 SMP, Arjuna malah tampak ketakutan hingga menolak sekolah. Bullying membuatnya berubah. Cacian, makian, perlakuan buruk, bahkan kekerasan fisik telah menjadi makanan sehari-hari Arjuna, hingga anak itu nyaris muntah. Muak dipanggil cupu, Arjuna mulai menunjukkan seringainya. Dengan tubuh penuh luka, terseok-seok ia mencoba membalas dendam. Akahkah dia berhasil menuntaskan hasrat dendamnya? Atau justru merugi sendirian? Sebab dendam adalah sebuah keburukkan, bukankah yang buruk tidak akan berakhir baik?
+7 autres