jjrl_s
NABIA RUBIES × GIORDAN AXELIO
Nabia Rubies tidak pernah membayangkan hidupnya akan berubah hanya dalam hitungan hari.
Di usia dua puluh tahun, Bia masih ingin menikmati masa mudanya. Kuliah, pergi bersama teman, hangout, dan hidup sebebas mungkin tanpa harus memikirkan pernikahan atau tanggung jawab besar.
Sampai sebuah surat wasiat mengubah semuanya.
BRAM'S COMPANY, perusahaan warisan keluarga yang berada di ambang kehancuran, hanya bisa diselamatkan oleh dua orang yang namanya tercantum sebagai pewaris utama-Nabia Rubies dan Giordan Axelio.
Namun, ada satu syarat yang tidak masuk akal.
Mereka harus menikah.
Masalahnya, Bia dan Gio bukan pasangan yang saling mencintai. Mereka bahkan tidak terlalu dekat meskipun masih memiliki hubungan keluarga dan sudah lama menjadi bahan candaan karena keinginan sang buyut untuk menjodohkan mereka.
Bia jelas menolak.
Gio justru terlihat terlalu santai menghadapi semuanya.
Dengan pernikahan yang hanya berjarak empat hari, keduanya terpaksa memasuki kehidupan rumah tangga sebelum benar-benar siap. Mereka harus menjalani kuliah, mengurus perusahaan, menghadapi keluarga besar, sekaligus belajar hidup bersama sebagai pasangan yang awalnya bahkan tidak pernah membayangkan akan saling memiliki.
Bia mengira pernikahan itu hanya akan menjadi kewajiban sementara demi menyelamatkan perusahaan keluarga.
Gio juga menganggap semuanya bisa dijalani dengan mudah.
Tapi bagaimana jika pernikahan yang awalnya hanya sebuah perjanjian perlahan berubah menjadi sesuatu yang jauh lebih rumit?
Ketika batas antara kewajiban dan perasaan mulai menghilang, akankah Bia dan Gio tetap menganggap pernikahan mereka sebagai sebuah kesalahan?
Atau justru menemukan alasan untuk mempertahankannya?