AndreAnggara6
Benua Douluo
Di sebuah gang sempit kumuh terdapat beberapa pria yang sedang berdiri dan mengelilingi seorang gadis Kecil .
Gadis kecil tersenyum sinis ke arah 6 orang pria dewasa yang saat ini sedang menatap ke arahnya dengan tatapan tajam , gadis kecil itu bangkit dari posisinya , ia mengusap darah yang mulai keluar dari Kepalanya , terlihat beberapa lebam menghiasi wajah lusuhnya ..
Tangan mungilnya memeluk erat sepotong roti yang kini telah kotor terlena tanah saat ia terjatuh tadi , di dalam hatinya ia bersumpah tak akan pernah memberikan roti itu kepada para brandal sialan itu .
Roti itu adalah hasil dari jerih payahnya setelah seharian bekerja , ia tak akan pernah rela jika hasil dari jerih payahnya sampai di rebut oleh orang lain .
" Dasar keras kepala.., pria berkepala plontos berteriak dengan murka , ia melempar botol minum keras ke arah gadis kecil itu .
Sementara gadis kecil itu yang memang sudah kehabisan tenaga hanya untuk sekedar menghindar hanya bisa memejamkan matanya sembari meringkuk dan memeluk roti miliknya nya , hingga ia dapat ia rasakan ketika botol kaca itu membentur keras kepala nya .
Rasa sakit menyerang indranya , ia mengangkat kepalanya dan menatap nanar ke arah roti miliknya yang kini telah basah terkena cairan merah yang terus mengalir dari kepala nya ,.