Coba nanti
2 historias
When We Go Hazy | Zhong Chenle por jeannavaliz
jeannavaliz
  • WpView
    LECTURAS 2,429
  • WpVote
    Votos 317
  • WpPart
    Partes 12
Cakra percaya bahwa dirinya serupa potongan puzzle yang rumpang dan dengan terus hidup, dia bisa mengais semua penjuru akan eksistensi potongan yang menghilang. Memungutinya satu persatu guna melengkapi ia agar kembali utuh. Kalau dahulu Cakra tidak punya kekuatan untuk itu, bersama Bening dia menemukan secercah cahaya dan hangat dari lilin yang ia genggam seraya menyusuri terowongan panjang tak berujung. Segala terasa mungkin dengan dia. Namun, apa jadinya jika setitik harapan itu padam dan menyisakan gelap yang mengerubungi? Jawabannya, Cakra seolah berada di perbatasan garis hidup dan mati. Sekarat hampir kehilangan jiwanya.
Sebuah Antara ✔ por Aksara_kata
Aksara_kata
  • WpView
    LECTURAS 20,260
  • WpVote
    Votos 4,142
  • WpPart
    Partes 39
Terakhir kali bias jingga datang, Jagat sedang menikmati sorenya ditemani alunan musik yang sengaja diputar berulang-ulang. Sampai ketika senjanya benar-benar menghilang, Jagat masih enggan untuk beranjak pulang. Alasannya sederhana, Jagat hanya ingin menetap lebih lama, menyaksikan bagaimana sore berganti malam dalam kesendiriannya. Atau justru hanya sebuah kesengajaan agar perlahan-lahan Jagat terbiasa merasakan sakitnya ditinggalkan. Pelan-pelan. Agar lukanya tidak semakin dalam. Sampai ketika Jagat sadar, bahwa senjanya sudah lama terbenam, detik itu rasanya angin seakan berbisik tentang berbagai macam kehilangan.