ZainPart
- Reads 1,014
- Votes 410
- Parts 21
Gadis itu tersudut dibalik punggung lebar si pemuda. Ia berucap nyaris berbisik. Menyuarakan bariton serak itu dengan lirih-hampir tak ada. Bertanya dengan nada marah bercampur kecewa. Lidah nakalnya bahkan menempel pada rungu sang gadis.
"Dandelion bolehkah aku kembali berharap pada dunia yang fatamorgana ini?"
"Setidaknya biarkan aku merasakan kebahagiaan sekali saja, aku berharap."
•••
"Heh, itukan yang lagi rame di grup."
"Ihh, kok dia bisa b aja sih."
"Buset berani banget anjir ke sekolah."
"Heh, lo jangan pernah nunjukin muka lo lagi, gue eneg."