treasureaz
- Reads 581
- Votes 65
- Parts 57
Pagi itu, rumah besar di ujung jalan sudah ribut bahkan sebelum matahari benar-benar naik.
"JUNKYU! BANGUN ATAU GUE SIRAM!"
Suara Hyunsuk menggema dari lantai bawah.
"5 MENIT LAGI KAK 😭" teriak Junkyu dari kamar, yang jelas sudah lewat dari 5 menit... sejam yang lalu.
Di dapur, Rami tertawa kecil sambil membantu Ruka menyiapkan sarapan.
"Unnie, kak Hyunsuk marah lagi ya?"
Ruka hanya tersenyum tipis. "Setiap hari."
-
Sementara itu, di rumah sebelah...
"HARUTO! JANGAN MAKAN PUNYA GUE!"
Jihoon langsung mengejar Haruto yang lari sambil tertawa.
"Lambat, kak!" jawab Haruto santai.
Asahi duduk di sofa, pakai headphone, pura-pura tidak terlibat.
Pharita hanya menghela napas, sedangkan Rora tertawa paling keras.
-
Dan di rumah paling ujung...
"WOY KALIAN DIEM BISA GAK SIH?!"
Yoshi berdiri di tengah ruang tamu, hampir kehilangan kewarasan.
"GAK BISA!" jawab Jeongwoo, Asa, dan Chiquita barengan.
Junghwan hanya duduk sambil makan, "Udah biasa, kak."
Ahyeon sibuk belajar, sementara Jaehyuk mencoba menenangkan semua orang.
Yoshi menatap langit-langit.
"Kenapa gue punya adik banyak banget..."
-
Tiga rumah.
Tiga kakak.
Dan dua belas adik dengan kepribadian yang gak pernah bisa tenang.
Tapi mereka semua punya satu kesamaan-
selalu ada di saat satu sama lain butuh.
Dan tanpa mereka sadari...
cerita besar mereka baru saja dimulai.