Arzela_
Deskripsi Cerita: "Perjuangan yang Sia-Sia"
𝙍𝙖𝙠𝙖 𝙖𝙩𝙢𝙖𝙙𝙞𝙥𝙖 𝙥𝙧𝙖𝙙𝙖𝙣𝙖 (ayah)
𝙍𝙖𝙣𝙖 𝘼𝙣𝙖𝙨𝙩𝙖𝙨𝙮𝙖 𝙈𝙖𝙝𝙖𝙙𝙚𝙬𝙞 (ibu)
𝘼𝙧𝙨𝙖𝙠𝙖 𝙙𝙚𝙫𝙖𝙣𝙙𝙧𝙖 𝙥𝙪𝙩𝙧𝙖 (anak pertama)
𝙆𝙚𝙯𝙞𝙖 𝙖𝙣𝙞𝙣𝙙𝙞𝙧𝙖 𝙥𝙧𝙖𝙙𝙖𝙣𝙖 (anak kedua)
Cerita ini menggambarkan kisah tragis seorang ayah bernama Raka yang berjuang sendirian membesarkan dua anaknya, Arsaka dan Kezia. Sejak kecil, mereka selalu membangkang dan menyalahkan ayah mereka atas kehidupan yang mereka anggap sulit. Mereka merasa bahwa jika Raka lebih kaya atau lebih berhasil, ibu mereka, Rana, tidak akan meninggalkan mereka.
Ketika akhirnya Arsaka dan Kezia menemukan ibunya, kenyataan pahit menghantam mereka-Rana telah membangun kehidupan baru yang mewah dan bahagia, tetapi ia tidak mau mengakui mereka sebagai anak-anaknya. Luka dan kemarahan mereka pun semakin dalam, dan mereka justru melampiaskan semuanya pada Raka, Mengucapkan kata-kata menyakitkan yang tanpa mereka sadari menjadi pukulan terakhir bagi ayah mereka.
Suatu pagi, mereka menemukan Raka sudah tidak bernyawa. Kepergian ayah mereka membawa mereka ke dalam jurang penyesalan yang tak terbayarkan. Mereka harus menghadapi kerasnya hidup sendiri, bekerja serabutan demi bertahan hidup, dan baru menyadari betapa berharganya sosok ayah yang selama ini mereka hina dan benci.
Namun, penyesalan mereka datang terlambat. Tidak peduli seberapa besar mereka ingin meminta maaf, ayah mereka sudah pergi selamanya. Cerita ini menggambarkan bagaimana kebencian yang tidak berdasar, ketidaksabaran, dan ketidakbersyukuran dapat membawa seseorang ke dalam penyesalan yang tidak akan pernah bisa diperbaiki.
Genre: Drama, Tragedi, Kehidupan
Tema utama: Penyesalan, Kasih Sayang Orang Tua, Perjuangan Hidup
Pesan moral: Hargailah orang yang mencintai kita sebelum semuanya terlambat.