NyxOmen
Ketika dunia berada di ambang kepunahan akibat ketidakseimbangan hidup. Para kepala negara mengambil keputusan ekstrem, di mana manusia tidak lagi diperlakukan setara.
Masyarakat dibagi ke dalam tiga kasta mutlak.
1) 'Enigma' sebagai penguasa absolut, simbol kesempurnaan dan otoritas.
2) 'Kaya' yang merupakan penopang sistem, hidup dari sisa kuasa enigma.
-3) 'Miskin' sekelompok manusia buangan, dianggap komoditas.
Alan lahir tanpa nama keluarga, tanpa asal-usul. Ia adalah anak dari seorang pelacur kasta 'miskin', hasil dari sistem jual-beli tubuh yang dilegalkan negara. Orang tuanya tak pernah ia kenal-atau mungkin sengaja dihapus dari catatan sejarah.
Ia dibesarkan di sebuah "gedung pembiakan", fasilitas negara yang konon dibangun untuk "melindungi" anak-anak seperti dirinya. Kenyataannya, tempat itu hanyalah ruang tunggu sebelum nasib mereka ditentukan.
Ketika pemberontakan besar meletus, kota runtuh, hukum lenyap, dan topeng kemanusiaan jatuh. Gedung pembiakan dihancurkan. Anak-anak di dalamnya berubah menjadi barang jarahan. Diburu dan dilelang oleh kasta 'kaya' demi keuntungan dan status.
Di tengah kekacauan itu, Alan dijual dalam sebuah pelelangan manusia.
Dan di sanalah ia dibeli oleh seorang 'enigma'. Seorang figur yang tak hanya berdiri di puncak hierarki, tetapi juga menyimpan rahasia, kuasa, dan luka yang tak tercatat sejarah.
Bagi Alan, pembelian itu bukanlah awal dari hidup baru. Melainkan awal dari neraka yang lebih halus.
Akankah enigma tersebut benar-benar menyelamatkannya, atau hanya memindahkannya ke dalam sangkar emas?
Dan ketika Alan mulai memahami dunia, kekuasaan, serta perasaannya sendiri, apakah ia akan memilih bertahan, mencintai, atau menghancurkan sistem yang telah mencabut kemanusiaannya?