lemonadefitt
he's my series 7
Kasyaf Ezzahar ~ Eshal Nur Imann
"Nanti dah besar, abang janji abang akan kahwin dengan Eshal." -Kasyaf Ezzahar
Janji itu termertrai tanpa memikirkan bahawa ianya akan ditepati atau tidak. Bohong lah jika Eshal tidak meletak harapan setinggi gunung.
"Abang syaf janji?" Eshal
"Janji."
Namun, tidak sempat menginjak ke alam remaja, atas tugasan orang tua yang harus berpindah, mereka harus berpisah. Kasyaf pergi bersama janji yang dia ucapkan. Dan Eshal, setia menunggu.
Eshal, nama terindah yang diberikan oleh sang ibu. Namun, kisah hidupnya tidak seindah nama yang diberi. Setia menunggu si dia yang memberi janji. Entah mengapa, dia percaya akan janji yang termetrai.
15 tahun berlalu. Dan tuhan seakan menjawab segala doa yang Eshal langitkan. Dikala hati mahu beralah, mereka dipertemukan di dalam kapal terbang yang sama.
"Ladies and gentleman. This is your captain speaking. Captain Kasyaf." -Kasyaf.
Sorot mata yang suram akhirnya berubah sinar tatkala sebaris nama itu menghentam sistem pendengarannya. Senyuman yang luntur kembali mekar bahagia.
"Abang syaf? It's that you?" -Eshal
"Sorry, who are you young lady?" -Kasyaf
Hati bagai disiat. Jadi, penantiannya selama ini adalah sia-sia?
"Abang syaf tak kenal eshal?" -Eshal
"Nope. Just go away from me. I'm someone boyfriend." -Kasyaf
Eshal tidak beralah. Masih lagi mahu menakluki hati si jejaka. Baginya, janji harus ditepati.
"Tapi abang dah janji dengan Eshal yang abang nak jadikan Eshal isteri abang." -Eshal
"Kids promise? Jangan buat aku ketawa lah Eshal." -Kasyaf