minat
200 stories
arah yang sama by Reallinn
Reallinn
  • WpView
    Reads 722
  • WpVote
    Votes 184
  • WpPart
    Parts 12
males ngasih deskripsi baca aja
Don't call me BABY by darksi
darksi
  • WpView
    Reads 4,863
  • WpVote
    Votes 532
  • WpPart
    Parts 52
Dan Yuha benci satu hal: cara orang-orang mengubah itu jadi bahan bercandaan. "Flirting?" Yuha akhirnya ngomong, pelan. "Flirting apaan." Juun yang berdiri di belakang nyender ke tiang. "Ya kan orang-orang nggak ngerti kalian lagi perang." Yuha ketawa kecil. Nggak lucu. "Perang apaan yang dikira romantis."
LEGACY by darksi
darksi
  • WpView
    Reads 1,153
  • WpVote
    Votes 142
  • WpPart
    Parts 37
Yuha melangkah mendekat sedikit. Dan sebelum logikanya sempat mengejar- kata-kata itu keluar begitu saja. Pelan. Tulus. Tanpa pertahanan apa pun. "...aku merindukanmu." Sunyi. Carmen sendiri terpaku. Jantungnya berdetak terlalu keras sekarang. Karena mendengar kalimat itu- dadanya langsung terasa hangat. Penuh. Dan tanpa sadar- senyum kecil muncul di wajahnya. Lembut. Hampir sedih. "...aku juga merindukanmu." Keheningan perpustakaan terasa lebih berat sekarang. Eina langsung menoleh cepat ke Stella. Stella balik menatap Eina. Sama-sama bingung.
FOX HOTEL by darksi
darksi
  • WpView
    Reads 1,660
  • WpVote
    Votes 224
  • WpPart
    Parts 30
Carmen berdiri santai sambil memegang tablet. Hari ini dia memakai kemeja hitam longgar dan celana training mahal yang mungkin harganya sama dengan gaji trainee hotel 😭 Tatapannya langsung jatuh ke Yuha. > "Akhirnya." Yuha masuk sambil mendorong trolley sarapan. > "Selamat pagi, Ms. Carmen." > "Saya dengar staff lain ditolak lagi." > "Mereka ribut." > "Mereka cuma bilang 'selamat pagi'..." > "Tiga kali." Yuha hampir kehilangan kesabaran 😭 > "Itu memang tugas mereka..." Carmen mengangkat bahu. > "Aku tetap gak suka." Yuha mulai menyusun sarapan di meja. Telur. Toast. Buah. Kopi. Semua perfect. Tapi tentu saja Carmen harus mencari masalah 😭 > "Kopinya beda." Yuha berhenti. > "Ini blend yang biasa Anda pesan." > "Tetap beda." Yuha menatap Carmen datar. > "Ms. Carmen..." > "Apa sebenarnya masalah Anda dengan staff lain?"
Mak Comblang ( Si Sosial Butterfly ) by darksi
darksi
  • WpView
    Reads 4,137
  • WpVote
    Votes 559
  • WpPart
    Parts 50
EINA MENAMBAH DENGAN WAJAH FLAT "Dulu kita pikir mereka bakal jadi tragedi emosional." Dia melihat Yuha & Carmen. "...ternyata final boss cringe." STELLA MENUNJUK MEREKA BERDUA "Kalau lima menit lagi kalian panggil 'ayang' gue pindah cafe." Carmen langsung nyengir. "Siap sayang." Yuha refleks menoleh. "Iya?" 3 ORANG ITU LANGSUNG DIAM TOTAL Eina: "...astaga." Jiwo: "Kill me." Stella: "GUE BENCI PASANGAN INI."
Making Love by darksi
darksi
  • WpView
    Reads 6,634
  • WpVote
    Votes 1,106
  • WpPart
    Parts 31
Dan seperti biasa, meja itu penuh gosip. Eina mencondongkan badan sambil menyeringai jahil. "Emang lo ngapain aja tadi malam sama Reno ?" Stella langsung nyengir. "Kok pakai tanya? Udah pasti 21+ lah." Mereka bertiga tertawa. Yuha cuma memutar sedotan di gelasnya malas. "Nggak tau lah..." gumamnya. "Gue terlalu B sama gaya yang gitu-gitu aja." Eina langsung membelalakkan mata. "Njirrr." "Parah sih lo," kata Stella. "Cowok ganteng segambreng masih bilang bosen."
Second Face by darksi
darksi
  • WpView
    Reads 3,968
  • WpVote
    Votes 526
  • WpPart
    Parts 34
bighandz ( Duo Dark System in Action ) "Bangun." Tidak ada respons. Eina melempar bantal. "Kita dapat ikan paus." Carmen membuka sebelah mata. "Itu kalimat paling jelek buat membangunkan orang." "Dan paling efektif." Eina memutar layar laptopnya. Seketika Carmen duduk tegak. Di layar muncul profil seorang wanita. Nama: Yuha. Usia 32 tahun. Status: janda.
tumbuh dalam diam.  by woome-jukju
woome-jukju
  • WpView
    Reads 12,805
  • WpVote
    Votes 1,601
  • WpPart
    Parts 23
langsung ke perkenalan aja
The Forgotten One (End) by Bumswag___
Bumswag___
  • WpView
    Reads 16,122
  • WpVote
    Votes 2,336
  • WpPart
    Parts 20
Stella mengalami kecelakaan lalu lintas saat taxi yang dia tumpangi menghantam barikade pembatas jalan saat menuju bandara. wanita itu hendak pulang kembali ke kampung halamannya di seoul untuk melakukan pertunangan dengan kekasihnya, carmenita. Namun sayang kecelakaan yang menimpanya membuatnya di diagnosis amnesia pasca trauma. apakah stella akan baik-baik saja kedepannya atau mungkin mengharuskan salah satu hilang dari memori.