Dae_Mahanta
- Reads 3,958
- Votes 706
- Parts 8
Dipta lahir dari dua dunia yang tak pernah benar-benar saling memeluk.
Di satu sisi, darah kekuasaan mengalir dari keluarga ayahnya, nama besar, jabatan tinggi, dan citra sempurna di mata publik. Di sisi lain, ibunya membawa masa lalu yang tak pernah selesai, sebuah luka yang bahkan tak punya nama untuk dipanggil.
Di tengah itu semua, Dipta tumbuh ... sendirian. Rumah yang seharusnya menjadi tempat pulang, justru terasa seperti ruang kosong tanpa suara.
Ayahnya terlalu sibuk menjaga citra, ibunya terlalu sibuk melupakan masa lalu. Dan Dipta? Ia belajar diam sebelum sempat didengar.
Namun luka tak pernah benar-benar hilang. Masa kecil yang direnggut, tubuh yang pernah dikhianati, dan hati yang hanya ingin dicintai dengan sederhana.
Saat akhirnya ia menemukan seseorang untuk disebut "rumah" dunia kembali merenggutnya.
Cinta itu pergi, memilih kehidupan yang lebih "diterima".
Di usia 22 tahun, Dipta berdiri di ambang kelelahan yang tak bisa dijelaskan.
Dan untuk pertama kalinya dalam hidupnya, ia berhenti mencari tempat pulang.
Karena mungkin ia tak pernah benar-benar punya tempat pulang.