elationtoys
- Reads 54,544
- Votes 3,739
- Parts 40
Dulu, Evan Aldric Adyasta adalah nama yang identik dengan kecepatan, bahaya, dan pemberontakan. Balap liar, minum-minum, dan malam-malam tanpa arah adalah caranya melawan dunia-dan mungkin juga dirinya sendiri.
Sampai satu kecelakaan menghapus segalanya.
Ketika Evan terbangun, ingatannya hilang.
Namun yang benar-benar berubah bukan hanya masa lalunya-melainkan dirinya.
Evan yang sekarang adalah sosok yang polos, mudah menangis, jujur tanpa lapisan, dan rapuh dengan cara yang tidak pernah ia kenal sebelumnya. Dunia terasa terlalu keras untuknya, dan kepalanya sering tak sanggup menampung terlalu banyak suara, emosi, dan kenangan.
Di sekelilingnya, berdiri keluarga Adyasta-
seorang ayah yang kaku dan tegas,
tiga kakak laki-laki bertubuh kekar dan berwajah dingin,
yang tak pernah pandai mengucap sayang...
namun selalu tahu bagaimana cara melindungi.
Pelukan yang lama, tangan yang tak dilepas, pangkuan yang menjadi tempat aman-semua itu kini menjadi bahasa cinta mereka untuk Evan. Bahkan teman-teman lama yang dulu hidup dalam kebisingan malam perlahan memilih menjaga, bukan menarik Evan kembali ke gelap.
Di tengah pemulihan, Evan belajar hal-hal kecil yang baru:
menangis tanpa rasa bersalah,
menolak tanpa takut ditinggalkan,
menemukan ketenangan dalam nada piano,
dan menyadari bahwa ia tidak perlu menjadi kuat untuk dianggap berharga.
Ini bukan kisah tentang kembali menjadi diri yang lama.
Ini adalah kisah tentang menjadi diri yang baru-
dengan hati yang lebih lembut,
rumah yang lebih hangat,
dan orang-orang yang memilih berdiri di sekelilingnya,
selama apa pun yang Evan butuhkan.
Karena terkadang, yang paling menyembuhkan bukan ingatan...
melainkan perasaan aman.