Aelychi
Kau hadir, namun manas ini tak pernah tahu.
Hanya artha dan kārya yang kukejar,
Kau adalah sādhana, bukan cinta, di mataku yang buta.
Tak pernah kupandang prema di bola matamu yang indah
Kukecewakan setiap waktu, setiap cinta yang kauberikan
Sebab ego ini, tak sudi mengenal kerentanan.
Lalu kau pergi, seperti angin yang tak terikat,
Sunyi kini mengisi ruang, hatiku mendadak terkejut.
Tapas pun hilang, ambisi kini terasa hampa,
Kekosongan datang, menusuk jiwa tanpa ampunan.
Nāstik kini diriku, tak percaya pada karma sejahat ini,
Melihat jejakmu menghilang, penderitaan ini tak terperi.
Amarah membakar dada-amarah pada siapa?
Bukan padamu, sayang, tapi pada diriku yang Bodoh
#BORUSUMI
#FICTION