Deathberry_Suki
- Reads 212
- Votes 21
- Parts 16
Prolog-
Tarian bulan putih pada malam itu menjadi tarian yang paling mengerikan. Sesuatu yang mengusik dan mencoba melukai pemiliknya akan ditebas tanpa ampun, cipratan dan genangan darah para musuhnya menjadikan pedang putih itu berkilau di kegelapan malam. Pantulan sinar bulan yang menerangi malam itu tidaklah indah.
Banyak mayat yang terkapar ditanah bahkan ada beberapa potongan tubuh yang terpisah dari mayat itu, sungguh mengerikan, siapapun yang melihat pastinya tak akan mampu menahan sesak bau amis darah bercampur tanah disana.
JLEEB
Pemilik pedang putih itu menghunuskan pedangnya ketanah, tatapan tajammnya memandang aksi brutal yang telah ia lakukan demi negaranya. Ya, ia telah membantai musuhnya seorang diri.
Menari bersama pedang, demi kebebasan untuk rakyat dan negaranya.
Si pembunuh berdarah bangsawan.