Anggara_Manis
Kurosaki Ichigo (The Frozen CEO): Tidak percaya pada keberuntungan, dia percaya pada algoritma dan efisiensi. Baginya, hidup adalah serangkaian transaksi. Bahkan kasih sayangnya pada Kazui, putra tunggalnya, dikirimkan dalam bentuk laporan bulanan: asuransi pendidikan kelas satu, koki bintang Michelin untuk bekal sekolah, dan pengawal pribadi yang lebih mirip robot.
Ichigo tidak tahu cara memeluk tanpa merasa canggung, jadi dia memberikan kartu kredit tanpa limit sebagai gantinya. Dia adalah definisi "The Frozen CEO"-sukses membangun imperium, tapi gagal mencairkan suasana di meja makan.
Kuchiki Rukia (The Fiery Star): Diva yang jujur. Dia tidak suka kepura-puraan. Jika dia marah, dia akan meledak saat itu juga, tak peduli ada kamera atau tidak. Di balik keceriaannya, dia benci diperlakukan seperti pajangan cantik.
Kurosaki Kazui (The Little Rebel): Namun, ada satu variabel yang tidak bisa Ichigo kendalikan:Kurosaki Kazui.
Di usianya yang baru lima tahun, Kazui sudah menguasai seni sabotase. Baginya, memecahkan vas antik Dinasti Ming atau mengunci guru lesnya di kamar mandi adalah satu-satunya cara untuk memanggil "Sang Raja" turun dari singgasana kantornya.
"Kalau aku jadi anak pintar, Ayah Cuma ' Mengangguk dan kembali kerja '. Tapi kalau aku gigit tangan pengawal, Ayah harus duduk di depanku selama sepuluh menit," gumam Kazui sambil menyeringai nakal.