dksmahil12_
- Reads 9,649
- Votes 1,042
- Parts 21
"We need space." Sang gadis menatap sang lawan bicara putus asa sekaligus penuh harap.
Meski berat, sang lawan bicara mengangguk lemah dengan manik mata tidak lepas menatap sang gadis dalam. Tersirat penyesalan dan kekecewaan yang sulit dijelaskan. Mulutnya bungkam bahkan hingga sang gadis perlahan melangkah pergi, ia tidak bisa mengungkapkan apa yang tersimpan di hati terdalamnya.
"I will be waiting for you, anytime. So, please come back."
.
.
.
Sampai kapan keduanya sadar kalau hubungan mereka bukan sekedar hanya?