tatasya119's Reading List
4 stories
He (Fier) by alvikaDae
alvikaDae
  • WpView
    Reads 737,571
  • WpVote
    Votes 46,719
  • WpPart
    Parts 21
Fier ... laki-laki itu memang terlihat begitu sempurna. Tanpa cela. Ketampanannya, pembawaannya, ketenangnnya. Auranya begitu mendominasi hingga siapapun terintimidasi. Ya, laki-laki ini laki-laki paling sempurna yang pernah dia lihat. Tapi lepas dari itu semua, Lilian pun merasakan ada kekosongan. Dia tak merasakan emosi laki-laki ini. sama sekali. Seakan laki-laki itu tak punya emosi. sayang sekali. So near yet so far. Mendekati sempurna. Tapi jauh dari kata sempurna. Lilian penasaran. Apa yang membuat laki-laki sesempurna itu memutuskan membeku?
Breathless [Claudia Jasmine] by pearlsecret
pearlsecret
  • WpView
    Reads 14,588,531
  • WpVote
    Votes 554,767
  • WpPart
    Parts 48
A barely breathing story. ----- Temui Claudia Jasmine. Anak dari super model Amerika, super cantik yang kini menggantikan kedudukan ibunya. Lahir di keluarga kaya dan putri dari super model membuat ia diikuti paparazi sedari balita. Ia sombong dan arogan. Enggan bersentuhan dengan sembarangan orang. Apapun yang ia lakukan selalu menjadi perbincangan dunia. Apapun yang ia kenakan akan menjadi incaran dunia. Berbagai merek mahal yang ada di dunia berlomba2 menjadikan ia maskot prusahaanya. Dan temui Benedic. Pria hangat dan terbaik yang pernah ada. Sopan, baik dan berkarisma. Selalu menjadi topik utama di kalangan sosialita Amerika. Tapi entah mengapa banyak pria sosialita kerap merasa ter-intimidasi dengan tatapan pria itu. Hidup dengan gelimangan harta dan wajah super cantik tidak membuat banyak perempuan sosiaita percaya diri mendekati Benedic. Pria itu pria terbaik yang pernah ada. Serasa menjadi iblis merayu malaikat jika mendekati pria itu. Memandangi dari jauh sudah cukup
Caramel Macchiato by ariqohf
ariqohf
  • WpView
    Reads 9,575,975
  • WpVote
    Votes 336,820
  • WpPart
    Parts 50
[CERITA INI SUDAH DITERBITKAN] Dia, seperti Caramel Macchiato. Dibalik tawanya, dia sedih. Dibalik keceriaannya, ia menyimpan luka. Semua orang hanya tahu bahwa ia adalah seseorang dengan sejuta keceriaan yang ia tebarkan tanpa tahu ia juga mempunyai sejuta kenangan pahit yang ia tutupi semanis mungkin. Tapi, tak ada minuman yang tak pernah habis walau terus saja diminum, bukan? Semakin lama, caramel yang ada diatasnya itu terkikis. Lalu, jika caramelnya sudah habis, akan ada rasa kopi yang pahit. Mungkin sedikit pahit karena sudah dicampur oleh gula dan susu. Dan lama lama, dia sudah mulai menampakkan kesedihannya. Membuat semua orang bertanya. Tetapi Ia tetap berusaha untuk menyembunyikannya semanis mungkin walau mungkin tak semanis dulu. Copyright © 2014 by Iffah Ariqoh.