lordgenz
- Reads 651
- Votes 195
- Parts 20
Di dunia bernama Valenreach, celah-celah tak kasatmata mulai terbuka.
Bukan sebagai bencana tunggal, tapi sebagai kebiasaan yang dipelihara.
Dari celah itu, monster keluar.
Dan dari kebiasaan itu, seorang pemburu hidup.
Namanya Zoro Veltros.
Julukannya The Butcher.
Tugasnya sederhana. Membantai apa pun yang keluar sebelum dunia bertanya terlalu jauh.
Namun retakan tidak selalu salah.
Monster tidak selalu penyerbu.
Dan dunia tidak selalu ingin diselamatkan.
Saat luka di dadanya mulai beresonansi dengan celah antardimensi, satu hal menjadi jelas:
Zoro bukan sekadar pemburu. Ia adalah bagian dari masalah yang lebih besar.
Di atas segalanya, ada yang mengawasi.
Bukan dewa. Bukan penentu takdir.
Hanya pengurai yang mencatat, sampai catatan itu sendiri mulai gagal.
LIMINAL adalah kisah tentang dunia yang terlalu penuh, monster yang terdesak, dan satu manusia yang memilih melangkah melewati batas terakhir.
Tidak semua dunia runtuh karena kehancuran.
Sebagian runtuh karena satu nama berhenti dicatat.
----
LIMINAL memliki genrenya sendiri.
Liminalcore (Threshold Dark Fantasy)
Adalah sub-genre fiksi fantasi gelap yang berfokus pada dunia-dunia ambang, retakan realitas, dan krisis eksistensi, di mana tokoh berada di antara keberadaan dan ketiadaan, diawasi oleh sistem kosmik atau entitas pengamat, dengan atmosfer sunyi, sinematik, dan filosofis. Genre ini menekankan bahwa kehancuran tidak selalu berupa ledakan, tetapi bisa berupa hilangnya nama, ingatan, dan pencatatan semesta.