reginamentari904's Reading List
3 stories
Keci Romance by Pandanello
Pandanello
  • WpView
    Reads 385,530
  • WpVote
    Votes 20,261
  • WpPart
    Parts 10
Awalnya, Berry nggak setuju kalo Keenan dijodohin sama cewek aneh itu. Kuki Keci. Cewek yang selalu membawa raket nyamuk kemana-mana. Awalnya, Berry cuma iseng aja deket-deket Keci. Awalnya juga, Berry sengaja gangguin Keci, pengen tau aja sifat asli calon kakak iparnya itu gimana. Tapi akhirnya, kok tiba-tiba Berry ngerasa sesuatu sih waktu sadar kalo ternyata cewek bernama Keci itu manis? Semua jadi super ribet waktu Keenan pulang dan ketemu ama Keci. Ups! Berry bingung. Antara melepaskan atau mempertahankan. Antara meminta atau merebut calon istri kakaknya itu. Note : Siap-siapkan plastik kali aja mau muntah, atau plis baca ini di tempat sepi (?)
{DITERBITKAN} Countless Love by Kaleela
Kaleela
  • WpView
    Reads 4,071,446
  • WpVote
    Votes 270,226
  • WpPart
    Parts 33
Raikan pikir ia tak akan pernah jatuh cinta lagi. Kebahagiaan bisa dicari bukan hanya sekedar dari cinta, menurutnya. Hidup tanpa cinta memang terdengar naif, tapi itulah yang sedang ia terapkan pada hidupnya. Perjalanan cinta di masa lampau selama hampir 22 tahun memberinya banyak pelajaran untuk tetap menjaga hatinya dari perempuan manapun sampai akhirnya... ia kembali tersadar... Ini bukan pertama kalinya Keeyara melihat lelaki itu. Bukan pula saatnya bersikap canggung layaknya mereka baru saling mengenal. Tapi sikap tertutup keduanya selalu menjadi tembok pembatas bagi magnet - magnet yang tanpa sadar saling menarik dalam diri masing - masing. Ya, keduanya memang memiliki kutub yang berlawanan. Kutub yang mereka pikir tak akan pernah bertemu pada satu titik hingga kenyataan menggagalkan setiap teori yang mereka punya. "Raikan bukan seorang gay? yang benar?" - Keeyara. "Apa sih yang gadis itu pikirkan tentangku? bos yang kejam?" - Raikan.
Caramel Macchiato by ariqohf
ariqohf
  • WpView
    Reads 9,576,254
  • WpVote
    Votes 336,822
  • WpPart
    Parts 50
[CERITA INI SUDAH DITERBITKAN] Dia, seperti Caramel Macchiato. Dibalik tawanya, dia sedih. Dibalik keceriaannya, ia menyimpan luka. Semua orang hanya tahu bahwa ia adalah seseorang dengan sejuta keceriaan yang ia tebarkan tanpa tahu ia juga mempunyai sejuta kenangan pahit yang ia tutupi semanis mungkin. Tapi, tak ada minuman yang tak pernah habis walau terus saja diminum, bukan? Semakin lama, caramel yang ada diatasnya itu terkikis. Lalu, jika caramelnya sudah habis, akan ada rasa kopi yang pahit. Mungkin sedikit pahit karena sudah dicampur oleh gula dan susu. Dan lama lama, dia sudah mulai menampakkan kesedihannya. Membuat semua orang bertanya. Tetapi Ia tetap berusaha untuk menyembunyikannya semanis mungkin walau mungkin tak semanis dulu. Copyright © 2014 by Iffah Ariqoh.