Azrull_rdwn
Di hidup lamanya, tokoh utama hanyalah seorang pria biasa-pegawai kantoran yang hidup oleh rutinitas yang sama setiap hari. Ia tidak punya ambisi, tidak punya keberanian, dan tidak punya jejak yang patut dikenang. Ia mati dalam kesunyian yang memalukan: bukan dalam perang, bukan dalam tragedi, tetapi dalam kelelahan hidup yang ia sendiri biarkan membengkak menjadi penyesalan.
Namun kematian tidak menjadi akhir.
Ia terbangun di dunia lain-sebuah dunia medieval yang porak-poranda, di mana gereja, kerajaan, dan bayang-bayang kuno saling memakan demi kekuasaan. Langit dunia itu selalu kelabu; kota-kota dipenuhi reruntuhan; desa-desa hidup di bawah pajak yang menjerat; dan di balik segala kekacauan manusia, ada sesuatu yang lebih tua daripada kerajaan mana pun... sesuatu yang mengamati, menunggu, dan menghitung waktu.
Ia lahir kembali dalam tubuh seorang anak kecil dari keluarga miskin di wilayah pinggiran kekaisaran yang sedang sekarat. Keluarga itu hidup dalam tekanan pajak, perang saudara, dan wabah yang setiap tahun menelan nyawa penduduk. Tapi dalam tubuh kecil itu, jiwanya membawa luka dan ampas dari kehidupan lama: penyesalan, ketidakpuasan, dan haus akan makna.
Dunia baru ini memberikan sesuatu yang tak pernah ia miliki:
kesempatan untuk membangun dirinya dari awal.