tbr
8 stories
The Number You Are Trying to Reach is Not Reachable by expellianmus
expellianmus
  • WpView
    Reads 6,708,350
  • WpVote
    Votes 365,007
  • WpPart
    Parts 35
Katanya, aku genius dan hidupku kelewat serius. Padahal aku tidak merasa seperti itu. Oke, aku memang pernah menggelar pentas tunggal dari drama Shakespeare yang semua dialognya kuubah sendiri jadi bahasa Jawa waktu aku kelas lima SD. Waktu kelas empat SD, aku selesai menghafal seluruh isi KBBI. Aku bisa berbicara dalam bahasa Sansekerta dan memahami isi prasasti semudah orang-orang memahami isi majalah. Koleksi piala dan medali olimpiadeku (baik akademik maupun non-akademik) mungkin lebih banyak dari jumlah perempuan yang dilirik Zeus. Aku masih kelas sepuluh, tapi aku sudah iseng-iseng ikut beberapa TO SBMPTN, dan dapat nilai paling tinggi di antara anak-anak kelas dua belas. Dan banyak hal lainnya. Tapi menurutku, masih banyak hal yang belum kulakukan. Dan aku selalu merasa tidak puas kalau belum mencoba hal baru. Aku selalu penasaran. Namun, tidak pernah terpikirkan olehku, bahwa suatu hari, akan ada seseorang yang berkata bahwa aku harus mencoba jadi cewek normal. Jangan terlalu serius. Katanya, jadi remaja normal itu asyik. Nah, sudah kubilang kan, aku selalu penasaran? --- #10 in Teen Fiction [23/07/16] [cover by me + prohngs lol]
ESMERAY : Fatum Calculation by _ocxeania
_ocxeania
  • WpView
    Reads 15,014
  • WpVote
    Votes 858
  • WpPart
    Parts 15
Tidak semua indah seperti apa yang selalu diinginkan di dunia ini. Semua terjadi sebagaimana jalannya takdir mengatur semua hal termasuk dalam hubungan percintaan, pertemanan, dan segalanya untuk masa depan. Cinta bagaikan Matematika yang begitu rumit jika tidak dipahami dengan baik. Banyak rumus untuk menyelesaikannya, namun banyak juga orang-orang yang lebih memilih untuk mengabaikan dan membiarkan dia menjadi rumit tanpa akhir. Ini adalah cerita di mana mereka yang terikat ribuan hubungan akan memiliki banyak rumus untuk di selesaikan, dan mereka yang tidak peduli dengan itu semua akan berakhir dengan penyesalan. Bagaimana jalannya semua ini, hanya akan menjadi sebuah penyelesaian menginginkan akhir tanpa rasa sesal. "I just need to be loved, without needing to love, right?" - ESMERAY
When You're Lost in Blue Notes by tenunkata
tenunkata
  • WpView
    Reads 350,321
  • WpVote
    Votes 17,923
  • WpPart
    Parts 15
[Sudah terbit] [Pemenang Wattys 2020 kategori New Adult] Keisya hidup dengan sebuah beban lantaran Ibu berpikir dirinya anak bodoh. Ibu akan berusaha mendorongnya agar belajar dan berjuang lebih keras. Namun, dalam prosesnya, hal itu menghalangi Keisya untuk meniti karier sebagai pemain biola. Walaupun hatinya menyimpan biru, Keisya diam-diam mendaftar klub musik yang sudah diincarnya, mengejar mimpinya tanpa sepengetahuan Ibu. Di tengah persiapan audisi klub, Keisya bertemu dengan Devan, lelaki dengan gitar yang tak sengaja mendengarnya main biola. Keisya tidak menyangka bahwa Devan yang populer dan disenangi banyak orang ternyata sedang bersembunyi di balik topeng kebohongan, menyimpan biru yang lebih gelap. Momen ketika Devan membuka topeng itu menjadi titik balik kehidupan mereka berdua.
Tulisan Sastra✔ by Tenderlova
Tenderlova
  • WpView
    Reads 16,232,399
  • WpVote
    Votes 1,773,749
  • WpPart
    Parts 31
[SUDAH TERBIT] "Sahara, hidup itu perihal menyambut dan kehilangan. Kamu tahu lagu Sampai Jumpa-nya Endank Soekamti, kan? ya kira-kira begitu lah. Tapi kamu tahu alasan kenapa manusia punya perasaan? sebab itu adalah satu-satunya cara kamu mengingat dengan kesan yang tak habis-habis. Jadi jangan terlalu sedih jika menemukan kehilangan-kehilangan lainnya. Sedihlah seperlunya, lalu ingat bahwa sebenarnya kamu tidak benar-benar kehilangan. Sesuatu itu abadi dalam kenang yang kamu bawa dalam perasaanmu. Sampai sini paham, kan?" "Sastra, kamu lupa tentang satu hal. Semakin singkat suatu cerita, semakin dalam luka yang tertoreh. Kehilangan memang akan terus terjadi. Tapi kalau boleh aku memilih, aku belum siap kehilangan kamu." Catatan: baca cerita ini di rumah aja, jangan ditempat umum. Demi keselamatan kita bersama. Terima kasih. Copyright© Tenderlova, 2020 LovRinz Publishing Hak cipta dilindungi undang-undang.
Toko Permen Helianthus: ARC 2 by fauziapaw
fauziapaw
  • WpView
    Reads 6,813
  • WpVote
    Votes 847
  • WpPart
    Parts 5
Toko permen itu ada di Ujung jalan. Oh ya? kalian sudah tahu? sepertinya memang video tic-tac tersebar dengan cepat ya. belakangan Toko Permen Helianthus trending karena maskot lucunya yang bisa bermain piano. kata Pak Marco sih ini menguntungkan karena jadi banyak orang yang datang, tapi ada satu hal yang cukup megkhawatirkan. Bagaimana kalau wujud sesungguhnya di balik maskot singa itu diketahui publik? . . "hahaha, kau dengar darimana gosip nyeleneh begitu. Mana mungkin artis femes yang sedang kena skandal itu bersembunyu di sini, hahaha!" -Marco, 27 tahun, Pemilik Toko. "Kalau kamu ke sini nggak untuk membeli permen, kuminta kamu untuk keluar. Mba Riko. berapapun uang yang kau beri, nggak akan kubiarkan kau bertemu dengannya." - Nana, 19 tahun, kasir. "... Loh loh, nggak bahaya ini ta?" PesulapMerah, 25th, Entertainer. "Kamu bermain musik untuk apa?" - TimesNewMorgan, 47 tahun, Preman Kota. . . [BAGIAN PERTAMA bisa dibaca di webtoon indonesia dengan judul Toko Permen Helianthus.]
Elegi Patah Hati✔ by Tenderlova
Tenderlova
  • WpView
    Reads 156,896
  • WpVote
    Votes 37,039
  • WpPart
    Parts 10
Part of "Antologi Bulan Desember" Lebih tepatnya, ini adalah sebuah utas. Tentang hari-hari Hendery menghadapi keruhnya sebuah patah hati. "Semoga kamu bahagia, An." dia berlalu dalam tenang.
Laut pasang, 1994  by Lilpudu
Lilpudu
  • WpView
    Reads 1,921,773
  • WpVote
    Votes 77,187
  • WpPart
    Parts 14
PART TIDAK LENGKAP. [Sudah dibukukan - Tersedia di Gramedia] Peristiwa yang menghancurkan seluruh kota dalam waktu singkat. 7 raga paling menyedihkan menjadi saksi bagaimana gilanya gelombang pasang malam itu. Malam terakhir penuh bintang, seindah senyuman ibu 6 tahun silam. "Apta! Esa! Pegang tangan Mas yang kenceng!" Copyright- Lilpudu, 2O22.
KATA SANDI  by DianYustyaningsih
DianYustyaningsih
  • WpView
    Reads 4,142,526
  • WpVote
    Votes 116,590
  • WpPart
    Parts 11
Tau bagaimana rasanya mencintai seseorang yang sedang mencintai orang lain? Tau bagaimana rasanya memprioritaskan seseorang yang sedang menomor satukan orang lain? Tau bagaimana rasanya memimpikan seseorang yang sedang merangkai kisah bahagia dengan orang lain? Tentang bagaimana bertahan untuk ditinggalkan. - Kata Sandi -