i-Dzikria
- LECTURAS 4
- Votos 0
- Partes 2
MATTHIAS CAELUM RAINHART - HUJAN
Dulu, Hujan adalah tawa yang paling mudah ditemukan.
Ceria, humoris, ramah, dan selalu tersenyum-terutama saat bersama Langit, satu-satunya orang yang membuat dunianya terasa utuh.
Namun segalanya berubah sejak Langit menghilang tanpa jejak.
Hujan yang dulu penuh warna kini berubah menjadi senyap. Ia lebih sering duduk sendiri di tepi danau, menatap air yang tenang sambil menyimpan ribuan pertanyaan yang tak pernah mendapat jawaban. Senyumnya memudar, tawanya menghilang, dan dunia seolah berhenti bergerak.
Di antara kehilangan itu, ada Pelangi-sahabat mereka berdua.
Pelangi berusaha menjadi penopang saat Hujan hampir menyerah, meski di balik ketegarannya, ia menyimpan perasaan yang tak pernah berani diucapkan. Pelangi menyukai Hujan... sejak lama. Namun ia tahu, hati Hujan masih terikat pada Langit yang entah di mana.
Pelan-pelan, Pelangi melakukan caranya sendiri untuk menguatkan Hujan-menemani di tepi danau, memaksa Hujan tertawa dengan candaan receh, hingga diam-diam mencari petunjuk tentang menghilangnya Langit.
Apa sebenarnya yang membuat Langit pergi?
Akankah ia ditemukan, atau justru hanya tinggal sebagai kenangan?
Dan yang paling rumit-bisakah Pelangi mengembalikan Hujan seperti dulu, tanpa melukai hatinya sendiri?
Jawabannya hanya bisa kamu temukan di cerita ini.
Jadi, daripada terus penasaran...
! Ayo baca dan tenggelam dalam kisah hujan, langit, dan pelangi !