Kinandaaaaaa
- Reads 55,870
- Votes 2,121
- Parts 25
Bunyi-bunyian mengenai cinta dan sayang rasanya jauh dari lubuk hati Nadine. Menikah dengan pria lumpuh, tak bisa jalan dan ia bertugas merawatnya.
Bukankah itu hal yang berat? Ia masih muda, haruskah ia habiskan untuk mengurus pria yang entah akan sembuh atau tidak?
Apakah saat kembali ke rumah sakit akan ada kata sembuh? Nyatanya semua akan berakhir sia-sia. Nadine sering menyalahkan Tuhan sampai lupa siapa yang membuat hidup sang suami berubah sedemikian rupa.
Sangkara sama hancurnya, hancur jiwanya, hancur mentalnya juga hancur kakinya. Bukan maunya beraktivitas di atas kursi roda setiap hari.
Namun apakah ia mampu menyalahkan Tuhan atas keadaan ini semua? Saat Ia menurunkan perempuan yang sialnya ia mencintai perempuan itu.