Canyulovmi's Reading List
3 stories
Possession: The Scripted Reality by Violletav
Violletav
  • WpView
    Reads 680,824
  • WpVote
    Votes 7,834
  • WpPart
    Parts 51
[21+] CERITA INI MENGANDUNG ADEGAN DEWASA‼️🔞⚠️ Jika anda tidak suka cerita ini tolong skip saja tidak usah nge report dll. Lucius menekan kepala Dara maju, memaksanya untuk mendekat. "Ayo, Dara. Tunjukin ke gue kalau mulut lo itu sama menggoda-nya kayak badan lo di foto itu. Suck it like you mean it, or I'll make it hurts." "I hate you! Aku benci kamu, Theo!" isak Dara dengan suara bergetar hebat saat merasakan jari Theo mulai menelusup masuk, menerobos paksa area intimnya yang masih sempit. "Really?" Theo menyeringai gelap, kabut demam di matanya kini berubah menjadi binar predator. "I'll make you hate me more then." tidak pandai bikin sinopsis baca ajalah awalan yang membosankan tapi klo pengen loncat adegan panas langsung silahkan. jika ingin ku buat kan cerita baru komen atau dm saja okii byeee
TWO EXES  by nickalexdra
nickalexdra
  • WpView
    Reads 4,353
  • WpVote
    Votes 564
  • WpPart
    Parts 5
[MATURE/ADULT] 🚫 Bekerja di rumah sakit jiwa. Pasiennya: kedua mantannya sendiri. Avita tidak tahu jenis neraka apa ini.
Him or him?  by Lnnafsaptr
Lnnafsaptr
  • WpView
    Reads 23,537
  • WpVote
    Votes 1,738
  • WpPart
    Parts 29
UPDATE KALAU INGET👉🏻👈🏻 ‎Terjebak di antara dua laki-laki ini bukanlah keinginan Sasya. ‎ ‎Tapi dari awal sampai sekarang pun, entah kenapa, setiap Sasya melakukan kegiatan yang ada di luar lingkup rumahnya, kehadiran mereka berdua selalu ada secara langsung maupun tidak langsung. ‎ ‎Disaat ia menjauh, disaat ia tidak kuat dengan makian orang-orang yang men-cap dirinya sebagai jalang, mereka berdua malah menarik Sasya semakin dalam, membawa Sasya pada kehidupan yang tidak pernah gadis itu rasakan sebelumnya. ‎ ‎----- ‎ ‎"Fuck. Lo yang dateng ke kehidupan gue dengan sendirinya, tapi lo juga yang pergi dengan se-enaknya. Lo mau gue bunuh?" Pertanyaan Sagara sama kasarnya dengan cengkraman lelaki itu di dagunya. ‎ ‎----- ‎ ‎"Sya, lo buat gue gila. Jangan kabur-kaburan lagi, ya? Atau gue bakal lebih gila dari ini." Usapan lembut Devano labuhkan pada pergelangan lengan memar yang sempat ia lilit menggunakan dasi tadi.