KakAnndrew_
- Reads 6,517
- Votes 112
- Parts 11
Hagie benci Kiyas. Benci tatapan dinginnya, benci tubuh shredded-nya yang sok pamer, dan paling benci fakta bahwa celana training belel Kiyas selalu mencetak "aset" yang bikin Hagie nelen ludah setiap kali rivalnya itu melakukan squat.
Di tengah Training Camp yang lembap oleh uap keringat dan aroma testosteron murni, rivalitas mereka berubah menjadi adu gengsi soal siapa yang paling "jantan". Hagie si monster bulky dan Kiyas si paling lean sama-sama terjebak dalam denial parah, padahal mata mereka selalu jelalatan mencari celah di balik kaos basah satu sama lain.
Namun, ketika malam datang dan dinding kamar mess terasa makin sempit, sebuah taruhan bodoh soal "tahan lama" malah berujung pada sesi saling "bantu" manual yang basah, kasar, dan lengket. Ternyata, tangan kasar rival yang kapalan jauh lebih nikmat daripada tangan cewek mana pun.
"Lo boleh benci gue di gym, tapi di kasur... lo butuh tangan gue, Gi."