Fyyy22's Reading List
2 stories
Nala dan Mas Juragan by jenoya____
jenoya____
  • WpView
    Reads 2,518,448
  • WpVote
    Votes 128,745
  • WpPart
    Parts 64
Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.
Sugar Baby Milik Pak Dosen by NonSenseHuman
NonSenseHuman
  • WpView
    Reads 19,097,452
  • WpVote
    Votes 424,901
  • WpPart
    Parts 139
WARNING 21+ ONLY! "Saya mohon pak, saya akan lakukan apa saja. Saya benar-benar membutuhkan uang tersebut." Gadis berusia 20 tahun itu bersimpuh di atas lantai dengan kedua tangan yang menyatu di depan dadanya. Wajahnya memelas penuh permohonan segera karena biaya rumah sakit tempat di mana ibunya dirawat kini tidak bisa lagi menunggu. "Ishany Nur Celia." Gadis itu menelan ludahnya yang terasa pahit, memberanikan diri untuk menatap mata hitam yang seperti ingin menelannya hidup-hidup. "Sa-saya mohon, pak.." Dia kembali terisak putus asa. Ishany memejamkan mata, air matanya lolos berikut dengan harga dirinya yang ikut merosot jatuh ke tanah. Demi ibunya, Ishany harus mau berkorban.