abcdefghijklmnophu
- Reads 993
- Votes 110
- Parts 2
Di kota kecil yang kumuh, Phuwin pemuda 22 tahun yang lembut dan rapuh, hidup sendirian setelah kehilangan orang tuanya. Ia bekerja sebagai pencuci piring di rumah makan murah, tempat ia setiap hari dipermalukan, disiksa, dan dilecehkan oleh rekan kerja serta atasannya. Tanpa perlawanan, Phuwin menelan semua kekerasan itu karena ia tak punya siapa pun untuk membelanya. Satu-satunya penghiburan hidupnya hanyalah Nenek Tham, tetangga tua yang selalu menunggunya pulang, dan Prim, cucu Nenek Tham, yang diam-diam menyimpan rasa dan menjadi sahabat hangat baginya.
Segalanya berubah saat Phuwin bertemu pria bertopeng putih dengan gangguan mental kompleks dan sisi gelap yang mengerikan. Ia adalah pembunuh, kanibal yang hidup dalam ritual kekerasan dan penyesalan, berdoa di gereja setelah setiap dosa yang ia lakukan.
Suatu malam, tanpa tahu siapa Pria itu sebenarnya, Phuwin dengan polos mengobati tangannya yang berlumuran darah. Sentuhan itu menyalakan obsesi berbahaya dalam dirinya. Sejak saat itu, Phuwin menjadi miliknya. Ia mulai menguntit, melindungi dengan cara keliru, hingga akhirnya menculik Phuwin dan membawanya ke kastil tua tersembunyi di tengah hutan-tempat kegelapan, rantai, dan rahasia berdarah menunggu.
Phuwin bangun dalam keadaan dirantai, telanjang kaki, penuh luka. Pria itu memperlakukannya sebagai "kepunyaan pribadi"-bukan sebagai manusia, tetapi sebagai objek untuk memenuhi dorongan gelapnya: kekerasan, pelecehan, dominasi, dan kebutuhan patologis untuk melihat "indahnya penderitaan seseorang yang ia cintai". Cinta, kekerasan, dan kematian bercampur tanpa batas.
Apakah Phuwin akan menemukan cinta dalam neraka ini atau justru mati di tangan orang yang mengaku mencintainya?
‼️UP RABU DAN SABTU‼️