inagrafis
- Reads 918
- Votes 192
- Parts 19
Mata dibayar dengan mata.
Darah dibayar darah.
Nyawa dibayar dengan nyawa.
Kematian menuntut kematian.
Namun, bahkan kematian mereka takkan cukup menebus semua jejak luka yang ditinggalkan seorang gadis malang bernama Asya.
Hidupnya, sedari kecil telah ditimpa kemalangan bertubi-tubi. Tumbuh tanpa sosok ayah, ditinggalkan oleh mendiang ibu saat masih kecil, dan menikah tanpa mendapat restu sebagai menantu dari salah satu keluarga terpandang---keluarga Narendra.
Ia menanggung semuanya seorang diri, hingga akhirnya lenyap, hilang dari dunia yang terlalu kejam untuknya.
Kepergian Asya menjadi duka bagi mereka yang mencintainya, namun juga kutukan bagi mereka yang pernah membuatnya menderita. Setiap air mata yang jatuh menjelma menjadi cambuk, setiap kenangan pahit menjelma menjadi bayangan yang siap memburu hingga ke liang lahat. Sebab ada luka yang tak bisa dikubur bersama jasad, dan ada keadilan yang hanya bisa ditebus dengan darah.
Asya mungkin telah tiada, tapi kisahnya belum usai. Ia hidup di dalam amarah, dalam penyesalan, dalam balas dendam yang menunggu saatnya untuk menuntut satu hal: harga yang setimpal.
Update : Setiap Hari Senin dan Jum'at