Pluvionay
- Reads 1,920
- Votes 390
- Parts 6
Bagi Ratu Morana Ruby Daendalf, penguasa Kekaisaran Obsidian yang terkenal anggun dan cerdas namun juga licik dan kejam, tidak ada yang lebih memuaskan daripada melihat musuhnya hancur. Ketika Kerajaan Solaria runtuh, Pangeran Victory De Arash dipaksa berlutut di bawah ujung pedangnya, siap menyambut kematian demi menjaga harga dirinya.
Namun, alih-alih memenggal kepala Victory, Morana justru terpikat oleh ketampanan dan sifat pembangkang sang pangeran. Victory diseret ke istana Obsidian untuk dijadikan pelayan pribadi, sebuah hukuman yang lebih hina daripada kematian.
Di balik dinding istana yang dingin, Victory bersumpah akan membunuh sang Ratu demi balas dendam, sementara Morana tertantang untuk menjinakkan sang Pangeran hingga berlutut sukarela di kakinya. Di antara benci dan gairah, siapakah yang akan hancur terlebih dahulu?
"Kau bisa merantai tubuhku, Morana. Tapi jiwaku tidak akan pernah sudi mengabdi padamu."
"Kita lihat saja, Victory. Berapa lama kau bisa bertahan sebelum memohon ampun di kakiku."