Labyrinth
Dia sangat rumit. Dia tidak bisa dimengerti. Dia sulit untuk digapai. Layaknya labirin.
Bayangannya tidak bisa digapai, sekalipun dikejar. Tapi bayangan itu selalu mengikuti, kemana pun langkahnya pergi. Seandainya, bayangan itu bisa digenggam akan terasa lebih baik.
Dia pergi, sangat jauh hingga sulit untuk digapai. Tapi sejauh apa pun langkah itu membawanya, akan ada rumah yang ia tuju untuk pulang.