Rafliisme
- Reads 1,691
- Votes 139
- Parts 9
Suatu hari, Satria diminta oleh guru BK untuk membimbing seseorang dalam belajar. Karena
diiming-imingi SPP gratis, Satria langsung menerima
permintaan itu tanpa pikir panjang dan tanpa menanyakan identitas orang yang akan dia bimbing.
Dan ternyata orang yang harus dia bimbing adalah
Ambar. Siswi yang cantik, manis, sexy, kaya, dan ternyata... agak tolol?
Awalnya, Satria pikir cewek seperti Ambar pasti dimanjakan kemewahan, dan tidak punya beban hidup. Ternyata? Ambar hanyalah siswi biasa yang sedang berjuang menyesuaikan diri dengan keluarga barunya yang kaya raya.
"Nggak lucu, kan? Ibunya kaya dan berkelas tapi anak gadisnya kampungan," keluh Ambar suatu sore, di tengah sesi les bersama Satria.
Dalam perjalanan mereka, Ambar tidak hanya belajar matematika, sejarah, atau metode belajar yang efisien dari Satria. Tapi juga pelajaran yang lebih sulit: jadi diri sendiri.
Dan Satria? Diam-diam mulai bertanya dalam hati. Apakah dia yang miskin, yatim piatu dan punya masa lalu sebagai anak nakal, layak berdiri bersanding dengan seorang seperti Ambar?