Stephwang01
- Reads 516
- Votes 116
- Parts 2
Lorena Lena menjalani hidup dengan prioritas yang tak pernah ia tawar.
Bukan karena hatinya patah, melainkan karena ia memilih.
Sejak kehilangan orang-orang terpenting dalam hidupnya, Lena menempatkan seluruh perhatiannya pada dua hal yang tersisa: adiknya, dan keponakan yang ia besarkan dengan tangannya sendiri.
Ia mengatur hidupnya dengan disiplin dingin-menjalankan perusahaan, menjadi sandaran keluarga, dan menutup ruang bagi hal-hal yang ia anggap tak perlu. Cinta bukan luka yang ia hindari, melainkan tanggung jawab yang ia tunda.
Baginya, berkeluarga berarti memastikan mereka yang ada di sisinya tumbuh dengan aman. Tak ada ruang untuk keinginan pribadi.
Hingga seseorang hadir dan mengganggu keseimbangan yang selama ini ia jaga. Bukan dengan janji manis, melainkan dengan keberadaan yang perlahan menuntut perhatian Lena-memaksanya mempertanyakan batas antara pengorbanan dan pengingkaran diri.
Di tengah beban yang ia pikul dan perasaan yang tak pernah ia rencanakan, Lena dihadapkan pada pilihan yang paling sulit: terus menjadi kuat untuk semua orang, atau mengakui bahwa ia juga berhak memilih untuk dirinya sendiri.