24llozanafa
🌷
Gus Aslam adalah putra pengasuh Pesantren Markaz Al-Qur'an, sosok muda berusia dua puluh dua tahun yang dikenal tenang, berilmu, dan penuh tanggung jawab. Sekembalinya dari Kairo, ia dihadapkan pada rencana perjodohan dengan seorang Ning-perempuan yang dianggap paling pantas untuk mendampingi calon penerus pesantren.
Sementara itu, Aliza hadir sebagai gadis biasa berusia sembilan belas tahun. Ia bukan berasal dari keluarga kiai, bukan pula seorang Ning. Karena orang tuanya bekerja di luar negeri, Aliza dititipkan kepada keluarga Gus Aslam dan menjalani hidup sederhana di lingkungan pesantren. Terbiasa mandiri, ia memilih diam dan menjaga jarak, sadar akan posisinya.
Tanpa direncanakan, kebersamaan di bawah atap yang sama perlahan menumbuhkan perasaan yang tak seharusnya ada. Di antara batasan adab, status, dan rencana perjodohan yang telah ditetapkan, hati Gus Aslam mulai diuji-antara amanah keluarga dan perasaan yang tumbuh tanpa permisi.
Di pesantren yang menjunjung tinggi kehormatan dan aturan, tak semua rasa boleh diperjuangkan. Namun, takdir kerap hadir dengan cara yang paling sunyi.
#pemulaberkarya