puberthormone
- Reads 30,497
- Votes 2,079
- Parts 44
𝙋𝙍𝙊𝙇𝙊𝙂
"Mimii..."
Dengan hati-hati, Alaia menurunkan kedua tangan Miguel. Napasnya sempat tertahan saat melihat wajah pria itu. Pelipisnya robek, pipinya lebam, rahangnya membiru, dan sudut bibirnya pecah.
Namun, Alaia tidak menunjukkan rasa kasihan. Ia hanya mengusap pipi Miguel dengan lembut.
"𝘏𝘦𝘺... 𝘢𝘬𝘶 𝘥𝘪 𝘴𝘪𝘯𝘪," ujarnya pelan.
Miguel menunduk.
"𝘋𝘰𝘯'𝘵 𝘭𝘰𝘰𝘬 𝘢𝘵 𝘮𝘦..."
Suara beratnya terdengar begitu rapuh.
Padahal beberapa menit lalu, ia masih mengamuk, melempar botol, menghancurkan gelas, bahkan nyaris menyerang siapa pun yang mendekat. Teman-temannya bahkan kesulitan menahannya.
Namun begitu Alaia datang, Miguel langsung diam.
Seolah-olah seluruh tenaganya hilang di hadapan gadis itu.
𝙖𝙞𝙢𝙚 𝙚𝙩 𝙚𝙩𝙧𝙚 𝙖𝙞𝙢𝙚𑣲.ᐟ
-𝖳𝗈 𝗅𝗈𝗏𝖾 𝖺𝗇𝖽 𝖻𝖾 𝗅𝗈𝗏𝖾𝖽