RotiMasak
Cecillia membuat kesepakatan dengan Dewa-atau mungkin lebih tepat disebut jelmaan iblis untuk menyelamatkan dunia yang Dewa (baca:iblis) itu kelola. Perjalanannya penuh intrik dan darah, apalagi dengan tambahan toping berupa manusia tidak waras di sekitarnya. Menyesal? Entahlah, Cecillia hanya lelah. Tapi mau dikata apa? Nasi sudah menjadi bubur. Cecillia dengan tekun menjalankan tugasnya hingga akhirnya ia tewas mengenaskan.
Sedih? Tidak sama sekali!
Dengan senyum lebar ia merangkul tas bernilai tiga trilliun dan segera menemui adiknya! Hore! Malam ini ia akan makan ayam tanpa membeli nasi! HIDUP AYAMM!!
Tapi ini hidup. Tidak gonjang ganjing maka tidak seru. Adik yang ia sayangi tewas tersedak ayam saat tanpa sengaja makan dan melihat monster yang keluar dari distorsi ruang dan waktu.
Demi menyelamatkan adiknya, ia terpaksa kembali ke dunia jahanam itu. Di sana waktu berlalu cepat. Sudah tiga ribu tahun berlalu yang artinya welcome dunia modern versi fantasi!
Tapi apa ini? Kualitas sihir dan teknik pedang anak muda sekarang payah!
Sihir yang menyegel Chaos melemah?
Lalu kenapa orang-orang gila itu masih hidup?!!
"Akan aku kabulkan segala keinginanmu dengan syarat tuntun pahlawan untuk membunuh Sang Chaos." -Dewa
"LO YANG WARAS AJA LAH!!!" -Cecillia