edennforyou
Devano Arya :
Gue datang ke negeri ini bukan buat cari masalah. Tapi masalah yang nemuin gue duluan.
Di malam gue hampir mati, dia datang. Jururawat muda dengan mata penuh belas, tangan yang gemetar tapi hati yang tetap mau nolongin orang asing.
Gue pikir bisa sembunyi sebentar. Sembuh, lalu hilang.
Tapi kenapa setiap kali mata dia pandang gue, dada gue sesak? Kenapa tiap kali dia senyum, semua dendam di hati gue retak?
Gue bukan orang baik. Jauh dari itu. Tapi untuk pertama kalinya, gue takut kalau orang macam gue - menyentuh hidup dia, akan bawa maut.
Mika Adrian :
Malam itu... aku cuma ingin pulang.
Tapi aku temui seorang lelaki, terluka dan hampir mati di tepi jalan. Tak tahu nama, tak tahu asal-usul, hanya mata tajam dan tubuh penuh luka.
Kenapa aku bawa dia pulang? Aku sendiri tak pasti. Mungkin naluri. Mungkin... sesuatu yang lebih.
Dia pendiam. Dingin. Kasar. Tapi aku lihat ketakutan di sebalik tenangnya. Dan cara dia jaga aku diam-diam, walau bibirnya tak pernah mengaku.
Aku tahu dia bukan lelaki biasa. Tapi aneh, hati aku tetap ingin tahu... siapa sebenarnya Devano Arya?