Rojaulhasanah
- Reads 2,082
- Votes 240
- Parts 44
Start : 24/12/21
Publish : 01/01/22
Finish : 07/09/25
Karel Lais Sky Angelo memang selalu berhasil membuat Brigitta Mega Winara terpesona. Namun, untuk memilikinya, Gitta harus belajar seperti saat membeli cotton candy. Permen kapas itu tidak bisa langsung dimakan; pertama-tama kita harus mengagumi bentuknya yang indah, lembut, dan harum. Begitu pula dengan Karel - ia tidak bisa begitu saja dimiliki. Yang bisa Gitta lakukan hanyalah menyukai, mencintai, dan mengagumi pesonanya yang semanis permen kapas.
Bagi Gitta, Karel adalah calon suami idaman. Kelembutan hatinya terasa mampu menuntunnya menuju masa depan yang cerah. Hidup Gitta semula suram, seakan hanya tinta hitam yang mewarnai hari-harinya. Namun, sejak bertemu Karel, rasanya seperti terbang di atas awan, meluncur bersama warna-warni pelangi, menari di antara kupu-kupu, dan dihujani ribuan bunga di bawah sinar mentari.
Kehancuran rumah tangga orang tuanya telah menjadikan Gitta seorang anak broken home. Melihat ibunya gagal mempertahankan rumah tangga bersama seorang pria yang tak bertanggung jawab membuat Gitta bertekad: suatu hari nanti, ia harus menikah dengan laki-laki yang tepat. Ia tidak ingin masa depannya berakhir seperti orang tuanya. Itulah sebabnya, berbeda dengan remaja kebanyakan, Gitta tidak tertarik pada sosok bad boy.
"Bad boy memang menarik. Tapi cowok manis dari keluarga baik-baik adalah modal utama untuk membangun rumah tangga yang sehat," begitu selalu ia yakini.
Sayangnya, masalahnya sederhana namun besar: apakah Karel mau dengan Gitta? Mengingat, konon katanya, Karel adalah cowok childish yang terkena Peter Pan syndrome.
Menurut gosip di sekolah, meski usianya sudah beranjak remaja dewasa, Karel masih menganggap dirinya bocah enam tahun. Banyak yang bilang ia tidak normal. Tetapi bagi Gitta, justru sikap kekanak-kanakan itu yang membuatnya semakin gemas. Bukannya menjauh, Gitta malah semakin jatuh cinta pada pesona Karel yang unik.