fznawalludin
Sungguh Penyesalan terbesar seorang manusia sering kali terasa ketika darah yang tertumpah ditangannya sudah terlanjur dingin.
Tiga ratus tahun lalu, Adrian Vance memimpin sebuah orkestra. Kini, ia adalah sang Maestro dari Train Symphony Noir, sebuah stasiun tempat peristirahatan jiwa-jiwa sumbang yang tak pernah muncul dalam radar manusia, tapi selalu ada disekeliling manusia.
"Jadi... ini penjara keabadianku," bisik Adrian lirih, menerima takdirnya yang baru saja dimulai dengan kesadaran penuh.