Marlounge
- LETTURE 337
- Voti 26
- Parti 2
Tangan seorang peracik cairan yang selalu bergerak dengan perasaan yang ditangkap oleh kedua matanya. Rasa jujur yang tidak bisa dibohongi oleh lidah penikmat walau tidak terucap dalam susunan kata namun dalam bentuk hembusan asap putih tebal.
Namun, ada satu lidah yang tidak pernah bisa jujur dengan perasaan yang dituangkan ditiap gram nikotin-lidahnya sendiri.
Suatu malam, ia bertemu dengan seseorang, seorang gadis yang memiliki indra perasa sangat kuat. Lidah yang bisa menemukan rahasia dibalik kekentalan yang pekat, seseorang yang akhirnya bisa menerjemahkan perasaan pria tersebut dari cairan hasil kedua tangan dan perasaannya sendiri.