Criminal Story
3 stories
BLACKLIST by fiyaseni
fiyaseni
  • WpView
    Reads 16,265
  • WpVote
    Votes 2,768
  • WpPart
    Parts 14
"Tujuan kita semua cuma satu, yaitu uang." Berawal ketika Ubay meminjam salah satu buku di perpustakaan kampus, membuat dirinya malah dikejar-kejar oleh sekelompok orang tak dikenal hingga harus berurusan dengan para petinggi di kampus tersebut. Ibu Luluk, yaitu kepala UPT perpustakaan itu memberikan penawaran menggiurkan untuk dirinya agar bisa menemukan buku yang hilang Itu, di samping Ubay juga memang memerlukan banyak uang untuk pengobatan Ibunya dan biaya hidup, maka ia akhirnya merekrut beberapa mahasiswa lainnya untuk menemukan buku tersebut. Diantaranya Alif, teman satu kosnya yang memiliki banyak ide gila. Inez kekasihnya yang jago bela diri dan mau tak mau ikut terjun bersamanya. Elyn, seorang selebgram terkenal dan Oman, mahasiswa yang terancam di DO yang memiliki hobi balapan. "Mereka harus tahu, kalau kita bukan kambing hitam." DON'T PLAGIARISME ⚠️⚠️⚠️
The Bastard Detective (21++) by MissEA_89
MissEA_89
  • WpView
    Reads 97,684
  • WpVote
    Votes 1,625
  • WpPart
    Parts 44
WARNING 21+‼️ (Mengandung adegan dewasa) Helena Livy Roberto, gadis berusia 25 tahun, dengan penuh kemarahan melayangkan tamparan tegas di pipi Heros Grint Easton, sang detective tampan berusia 30 tahun, karena tak sengaja mencium bibirnya. "Bibir murahan seperti bibirmu tidak pantas menciumku! Jika kamu berani mengulanginya lagi, aku bersumpah akan merobek mulutmu!" desis Helena. Usai tamparan, Helena mengancam Heros dengan penuh amarah. Bagi Helena, Heros adalah pria brengsek yang hanya menggemarkan hubungan one night stand dengan wanita malam. Sementara itu, dalam hati Heros bersumpah akan memberikan pelajaran pada Helena atas tindakan yang dilakukan oleh gadis itu padanya. Apakah Heros mampu memberikan pelajaran berharga pada Helena, ataukah perasaan yang lebih dalam akan muncul di antara kebencian dan keinginan yang bertolak belakang?
My 'Everlin Darlisya' by syasya_likes
syasya_likes
  • WpView
    Reads 602
  • WpVote
    Votes 28
  • WpPart
    Parts 3
Bunyi peluru yang menembus ke batang leher Uncle Theo, itulah satu-satunya bunyi peluru yang tak akan pernah terpadam dari fikiran Darlisya, buat selama-lamanya. Bahagia dan senyuman Darlisya, bagaikan telah mati tanpa jasad buat beberapa tahun. Seluruh kenangan indah belaka yang terkunci di dalam memori, bertukar menjadi abu hanya dalam sekelip mata. Siapa sangka, disebalik air mata yang gugur berjuraian di pipi, bayangan dendam berdarah yang bermain disebalik renungan mata akhirnya berjaya menguasai diri Darlisya sepenuhnya. "I will always be with you behind your shadow, watching you for every minute and every second." - Ardyan Mengapa Ardyan menjadi terlalu obses akan Darlisya walaupun dirinya telah dikhianati? "Who... Plan the bank robbery... To kill Mattheo?" - Darlisya Adakah perompakan bank itu dirancang dari awal hanya semata-mata untuk wang tunai yang bernilai, atau ada motif tersembunyi di sebaliknya? "It'll be my pleasure to help you get a revenge on them, mi berretta." - Ardyan Adakah semua orang terdekatnya boleh dipercayai dengan begitu mudah? Atau ada di antara mereka yang mempunyai agenda sendiri? "I am a good person... Once. Until someone crossed the line with a bullet. That's when you're forced to make a decision. And me? I chose to put everyone who's involved in agony." - Everlin Darlisya Adakah kebenaran yang tidak pernah disangka, akan terbongkar jua pada akhirnya? "As long as I'm breathing, I will protect you no matter what. Even if it means I have to sacrifice everyone and myself... For you." - Ardyan "Di sebalik pandangan mata, Tersiratnya seribu rahsia." ©Original by syasya_likes #4 in Reality #1 in Violence