Koleksi Ralena
3 stories
Sea For Blue Whales [TERBIT] by kodokmangappp
kodokmangappp
  • WpView
    Reads 945,176
  • WpVote
    Votes 48,672
  • WpPart
    Parts 88
OPEN PO 23 FEBRUARI - 15 MARET 📚🐋🎀 "Kamu pernah bilang kalau kamu lautku Karang. Seperti namaku, Lara. Kita akan tetap bertemu ditepi saat semua orang mengutarakan lukanya dengan laut. Kamu adalah penyembuh Lara. Kita akan selalu bertemu Karang. Cukup kamu tau, aku selalu ada bersamamu." "Kalara, kamu tidak akan pernah mengerti bagaimana rasanya menggila karena terlalu mencintai kamu, Lara. Sampai kapan pun, aku tak akan pernah berhenti memandangmu sebagai makhluk tercantik yang pernah berjalan di muka bumi ini. Maka, abadilah bersamaku saat terlahir dalam bentuk apa pun, siapa pun, dan dimana pun, Kalara." Catatan : murni dari hasil imajinasi sendiri. Jadi harap hargai jangan asal menjiplak, terimakasih. ⚠️DILARANG PLAGIAT! GUE VIRALIN, TUNTUT MAMPUS NNTI⚠️ dianjurkan untuk baca dirumah, jangan di tempat umum untuk keselamatan bersama.
13 Problems That Rosaline Did by kumaevs
kumaevs
  • WpView
    Reads 94,638
  • WpVote
    Votes 14,697
  • WpPart
    Parts 32
[TERBIT] Semenjak Rosaline mengangkat telpon dari nomor tak dikenal yang mengaku sebagai Jeff, bassist dari sebuah band terkenal yang tak sengaja mampir di restorannya untuk menghadiri sebuah acara perjodohan, Rosaline terus-terusan membuat masalah sampai 13 kali. Oh, sialnya masalah itu melibatkan secuil kebohongan cilik dan perasaan Jeff di dalamnya. fiction written by KUMA.
Since You Came Along [TERBIT] by orkaerri
orkaerri
  • WpView
    Reads 539,901
  • WpVote
    Votes 46,476
  • WpPart
    Parts 39
PUBLISHED BY RALENA PUBLISHER PART MASIH LENGKAP *** Hari ini Mora memakai lipstik berwarna merah cukup pekat. Ian heran kenapa lipstik itu tidak luntur dari bibir Mora, padahal gadis itu baru saja menghabiskan sepiring pasta aglio e olio yang membuatnya berkali-kali mengusap bibirnya yang berminyak. Ian jadi teringat ucapan Theo tadi siang, "jangan-jangan itu kink lo, ya? Jadi bergairah kalau liat Mora marah-marah?" Ian bukannya suka melihat Mora marah-marah. Mungkin.... Ian secara sukarela membuat Mora marah karena dia suka melihat warna bibir gadis itu. Mungkin, karena jantungnya yang berulang-ulang kali jatuh, terjun bebas tanpa bisa ia kendalikan. Mungkin Ian sudah muak membayar satu pint es krim matcha kesukaan Amora-kesukaan mereka berdua-setiap kali gadis itu marah. Mungkin juga karena Ian hilang akal setiap Mora memakai lipstik warna merah. Seperti saat ini. Maka yang terucap dari bibirnya adalah: "Kita kawin aja nggak, sih?" ----