AnwenTmmy
"Dua kepala, satu darah. Tapi jalan kita beda arah."
Gilang dan Guntur, saudara kembar yang seharusnya tak terpisahkan, justru terjebak dalam perseteruan keluarga yang membuat mereka terpisah oleh amarah dan rasa kecewa. Dalam pertarungan batin dan konflik keluarga yang pelik, mereka harus memilih antara mempertahankan ikatan darah atau mengikuti jalan masing-masing yang penuh liku dan ketidakpastian.