Tzuencha
- Reads 238
- Votes 38
- Parts 11
Antara Dua Semester
Dua gadis, satu payung, dan waktu yang seperti sengaja mempertemukan mereka berkali-kali sebelum akhirnya benar-benar berhasil.
Lena Ardelia Pramesti selalu tahu cara membuat orang tertawa-kecuali kalau yang harus dibongkar adalah isi hatinya sendiri. Di balik semua candaan dan keramaian yang dia ciptakan, ada bagian dirinya yang memilih diam, yang menyimpan luka rapi-rapi di balik lelucon.
Miu Taorina tidak banyak bicara, tapi setiap kata yang keluar dari mulutnya terasa seperti sudah dipikirkan lama. Tenang, elegan, dan sabar-sampai pada titik di mana kesabarannya habis, dan yang tersisa hanya diam yang lebih menakutkan dari amarah siapa pun.
Mereka berbeda jurusan. Berbeda cara menghadapi dunia. Tapi hujan sore itu, di bawah satu payung yang sama, sesuatu dimulai-perlahan, tanpa disadari, seperti kebanyakan hal baik yang datang tanpa pernah benar-benar diundang.
Sebuah cerita tentang pertemuan yang tidak terburu-buru, tentang dua orang yang sedang belajar ulang siapa diri mereka-dan tentang perasaan yang tumbuh diam-diam di sela deadline, tesis, dan malam-malam yang terlalu sunyi untuk dilewati sendirian.