shopwamilatulhuda
"kak aaal..." panggil seorang gadis kecil dengan rambut yang dikucir dua, shafa gadis yang biasa di panggil dengan sebutan afa itu sedang menangis di depan pintu, melihat kearah rumah depan nya, seorang anak kecil yang usianya tak jauh dengan afa, dia Aldi, panggilan nya al, hari ini anak laki-laki itu harus pergi keluar kota, ya tentunya meninggal kan shafa disini.
"afa? ko nangis si?". afa berlari memeluk al.
"afa ga mau kak al pelgi, nanti afa main sama siapa kalo ka al pelgi...hiks...", rengek afa, "afa kak al cuma pergi sebentar ko, nanti kak al pulang ko, janji" ucap nya membalas pelukan afa.
"janji? kak al ga bakalan lama kan?", al menggeleng. "engga, al bakal cepet balik temuin afa disini ok?", afa mengangguk dan memasang senyuman manis di wajah nya.
"kak al janji ya, nanti kalo kak al lama, afa main sama siapa? afa ga punya temen lagi nantii?".
"kan ada bang alga?"
"engga mau sama bang alga!!"
"gue bakal terus jaga lo sha, gue janji sama lo", aldi menangis melihat kondisi gadis yang selama ini iya cinta, kini tergeletak dengan darah yang keluar deras dari kepala nya, semua i ni terjadi karna kesengajaan salah satu anak buah aldi.
"s-sam-pai j-jumpa k-ka a-al", perlahan mata gadis itu tertutup dengan darah yang terus mengalir deras di kepalanya, kata terakhir di malam itu yang shafa lontarkan kepada aldi.
"sha!!, GAK SHAFA LO HARUS BANGUN SHAAAAAA!! SHAFAAAA!!", di jalanan sepi itu mulai terdengar sirine ambulance yang barusaja datang.
@nanda-shafa:"terlalu banyak harapan yang ku simpen dalam impian ini, beribu-ribu cita-cita yang ingin ku gapai, ternyata runtuh di tengah jalan, terima kasih atas kenangan manis nya selama aku ada, kamu bagai bintang yang menghiasi langit malam yang gelap, bulan ini tak sendiri, sekarang bintang sudah menemani nya. terima kasih bintang, maaf bulan mu pamit untuk mimpinya".
☆☆☆☆☆☆